Tak Segera Tahan Wabup Ida, Kajari Terima Koin Uang Receh

Sutyas Hadi Riyanto Serahkan Koin Uang Receh Kepada Kajari Sucipto
Sutyas Hadi Riyanto Serahkan Koin Uang Receh Kepada Kajari Sucipto


KANALPONOROGO - Setelah sejumlah pegiat anti korupsi Ponorogo melakukan penggalangan koin untuk kejaksaan, kali ini koin yang terkumpul diserahkan ke Kajari Ponorogo. Mereka berharap dengan pemberian ratusan keping uang koin ini bisa menambah semangat jaksa dalam pengusutan kasus korupsi di Ponorogo.

Usai donasi uang receh untuk Kejaksaan Negri (Kejari) Ponorogo terkumpul, uang langsung dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri Ponorogo oleh Sutiyas Hadi Riyanto.

Sutyas yang juga mantan anggota DPRD Ponorogo ini menyatakan, ia sengaja mengumpulkan koin untuk memperingatkan kejaksaan soal kemungkinan adanya ‘deal’ antara para tersangka dengan aparat penegak hukum.

“Kami warga Ponorogo ini merasa peduli terhadap kejaksaan, ya kepalanya ya jaksa-jaksanya. Kami kecewa dengan sikap kejaksaan yang tidak segera melakukan penahanan terhadap salah satu tersangka yaitu Wakil Bupati Yuni Widyaningsih. Padahal tersangka yang lain sudah ditahan. Ini diskriminasi,” ujarnya.

Ia mengaku pihak kejaksaan tampak selalu berlindung di balik aturan yang ada. “Selalu dijawab terbentur aturan. Katanya sudah sampai di Kejaksaan Agung, tapi belum ada jawaban sudah diteruskan ke Mendagri apa belum. Ini sudah sangat lama. Dari pemeriksaan (Wabup Yuni Widyaningsih) sudah dua bulan lebih tapi tidak ada penahanan. Ada apa dengan kejaksaan kita ini,” ujarnya.

Koin yang nominalnya tidak sedikit ini langsung diserahkan ke Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ponorogo, Sucipto. Penyerahan koin ini sebagai wujud kepedulian warga Ponorogo untuk pemberantasan korupsi.

Masyarakat meminta seluruh kasus korupsi di Ponorogo segera dituntaskan, jangan hanya berhenti ditengah jalan. Seperti halnya kasus DAK 2012 - 2013 dan korupsi Dinas Pertanian.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ponorogo Sucipto menyatakan siap mundur bila terbukti ia dan institusi yang dipimpinnya melakukan diskriminatif dalam penanganan berbagai kasus dugaan korupsi yang sedang ditanganinya.

“Saya siap saja mundur kalau dianggap tidak mampu menangani kasus korupsi di sini, kalalu diskriminatif. Saya berjanji tidak diskriminatif, siapapun akan saya kejar. Jangan salah, kasus ini masih terus dikembangkan lho,” ujar Sucipto.( K-1)









ADS

No comments:

Write a Comment


Top