Lelang Jabatan, Pemkab Ponorogo Anggarkan 300 Juta


KANALPONOROGO- Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengalokasikan dana sebesar  Rp 300 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 untuk melaksanakan lelang jabatan bagi tujuh kursi setara kepala dinas yang saat kosong dan masih diduduki oleh pelaksana tugas (Plt).


Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo Agus Pramono mengatakan,”ya kita mengalokasikan anggaran hampir tigaratus juta untuk pelaksanaan lelang jabatan ini,”ungkapnya.

Dijelaskanya, bahwa untuk rincian biaya yang mencapai 300 juta rupiah itu sudah dilakukan kajian dengan dasar yang jelas, mulai dari tim ahli, dari masing masing eselon, dan juga honor Pansel dan sebagainya. Selain itu dipastikan tidak akan ada pungutan atau setoran yang lainnya. Karena ini nanti murni, dalam pelaksanaan lelang.


Sekdakab Agus Pramono, membenarkan saat ini sedikitnya ada tujuh posisi jabatan eselon II yang diisi oleh Plt. Untuk memenuhinya maka segera mungkin dilakukan lelang jabatan. Jabatan eselon II dilingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Ponorogo yang diisi oleh kosong dan diisi Plt yakni kepala Dinas Pendidikan, kepala Dinas Pekerjaan Umum, Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Keluarga Berencana, serta Asisten Pemerintahan Pembangunan.

Dari hasil koordinasi dengan BKD saat ini telah dilakukan pembentukan untuk panitia seleksi daerah (Panselda), yang selanjutnya diserahkan pada pihak bupati. Termasuk dengan pembuatan jadwal pembentukan panitia.

“Hasil koordinasi dengan BKD langsung kita serahkan ke Pak Bupati. Jadwal kami sudah ada jadwal untuk pembentukan panitia. Termasuk pendaftaran seleksi” jelasnya

Perkiraan nanti untuk tahapan pembukaan pendaftaran bagi pegawai yang akan mengikuti seleksi lelang jabatan eselon II dilakukan tanggal 23 Maret mendatang. Dimungkinkan tahapan dalam pelaksanaan lelang jabatan tersebut akan selesai pada akhir bulan Mei mendatang. “Insya Alloh Akhir mei jabatan eselon II sudah selesai” ujarnya.

Menurut Agus, dalam Panselda ini terdiri dari Sekda selaku ketua, kemudian sekretaris dari BKD, perwakilan akademisi dari dua orang Yaitu Sulton dari UNMUH, dan Mariam dari STAIN, serta seorang lagi dari mantan pejabat sekretariat DPRD. Nama-nama tim hasil bentukan itu setelah diserahkan ke bupati akan dilanjutkan ke komisi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Hasilnya nanti, kami jamin benar benar obyektif karena melalui beberapa tahapan yang aakan dilalui oleh peserta. Jadi nantikan out putnyaa disipakan tiga peringkat yang milih nanti pak bupati selaku pembina kepegawaian. Jadi nanti memenuhi atau lolos persyaratan bisa mendaftarkan. Misal golongan IV B yang sudah sekian tahun bisa mendaftarkan setelah itu seleksi administrasi dan yang memenuhi akan dikirim ke diklat provinsi Jatim” jelasnya. (K-1)



ADS

No comments:

Write a Comment


Top