Tidak Ada Penarikan Traktor Bantuan Presiden Jokowi


KANALPONOROGO – Kabar ditariknya kembali ratusan handtraktor bantuan Presiden Jokowi yang dipajang saat digelarnya panen raya di Desa Karanggebang, Kecamatan Jetis menimbulkan pertanyaan bagi berbagai pihak.

Beberapa pihak mengaku masih bertanya-tanya, karena melihat ratusan traktor yang berjajar di jalan raya Jetis-Bungkal tersebut usai acara langsung diangkut dengan trailer, dan tak satupun dari masyarakat ataupun kelompok tani yang mengetahui akan dibawa kemana.

Terkait dengan itu Harmanto, Kepala Dinas Pertanian Ponorogo menyatakan, bantuan alat pertanian yang akan dibagikan kepada sejumlah kelompok tani di Jetis sewaktu kunjungan Presiden Jokowi berupa traktor sejumlah 400 buah, 200 pompa air, dan 28 tranplanter.

Dimana untuk seluruh Jawa Timur mendapatkan jatah 3000 traktor. Namun sampai sekarang Harmanto mengaku bahwa baru turun Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Petunjuk Operasional Kegiatan (POK), sehingga saat kunjungan Jokowi dalam kegiatan penen raya tersebut, semua alat pertanian baru sebagai display saja dan belum bisa dibagikan kepada kelompok tani.

“Semua alat pertanian yang ada saat kunjungan Pak Jokowi kemarin baru berupa display, sehingga belum bisa dibagikan kepada kelompok tani calon penerima,”ucap Harmanto ketika dikonfirmasi via telephon seluler.

Dijelaskanya,”saat ini yang turun adalah baru Petunjuk Operasional Kegiatan (POK), dan DIPA baru turun kemarin, setelah turun baru akan dilakukan tender, setelah itu dilakukan pembayaran, dan trus didistribusikan ke kelompok tani penerima,”urainya.

Ditegasnya,”dengan diangkutnya kembali traktor dan alat pertanian yang lain saat itu bukan ditarik, tapi karena hanya untuk display, dan itu adalah untuk seluruh Jawa Timur, bukan Ponorogo saja,”tegasnya.

Karena bantuan itu dari pusat, sehingga semua yang menentukan adalah pusat.” Secara resmi saya belum bisa menjawab, untuk Ponorogo nanti dapatnya berapa, dan mungkin baru bisa dilakukan pembagian sekitar bulan April atau Mei,”bebernya.

Terkait dengan itu, Anwar, salah satu perangkat Desa Karanggebang, berharap, agar bantuan itu nanti benar-benar bisa direalisasikan. Bahkan ia mengaku belum mengetahui, apakah kelompok tani yang ada didesanya sebagai penerima.

“Kami berharap bantuan itu nantinya benar-benar terealisir, namun sekalipun pada saat kunjungan Presiden Jokowi kemarin, desa kami ketempatan untuk panen raya itu, akan tetapi sampai saat ini saya belum mengetahui apakah salah satu kelompok tani yang ada di desa kami akan menerima bantuan traktor atau tidak,”urainya. (K-1)



ADS

No comments:

Write a Comment


Top