Dewan Segera Panggil Dinas PU Terkait Ambruknya Tanggul Kali Krandegan


KANALPONOROGO- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo geram dengan lambannya penanganan proyek infrastruktur diwilayah setempat. Seperti yang terjadi pada ambrolnya plengsengan dan tanggul kali Krandegan yang melintasi perbatasan Kelurahan Surodikraman dan Kelurahan Kepatihan Kecamatan Kota Ponorogo.

Pihak legislatif berencana melakukan sidak dan memanggil pihak dinas terkait. Karena harus bertanggung jawab dan segera dilakukan perbaikan mengingat kerusakan sudah berlangsung cukup lama. Terlebih intensitas hujan yang masih tinggi, sehingga tidak menutup kemungkinan ratusan KK yang berada di sepanjang aliran kali Krandegan bakal kembali menjadi korban banjir.

“Seharusnya dari dinas terkait tanggap dengan kondisi seperti itu. Kerusakan juga sudah berlangsung tiga tahun, tapi kok tidak segera diperbaiki seharusnya menjadi prioritas. Padahal ini sifatnya mendesak dan dari aparat kelurahan sendiri juga sudah melaporkan tapi dalam musrenbang kemarin kok juga belum muncul terlebih lokasinya di wilayah kota,” tegas Sukirman Anggota Komisi C DPRD Ponorogo, Selasa (7/4).

Disamping itu, menurut dia sangat disayangkan jika dalam LKPJ bupati kemarin diketahui masih banyak sisa lebih penggunaan anggaran (SILPA) yang mencapai 189 millar. Padahal bisa dilakukan penyerapan secara maksimal untuk digunakan pembangunan infrastruktur seperti perbaikan plengsengan dan tanggul itu yang sifatnya cukup mendesak.

“Jadi ya sangat disayangkan dengan adanya silpa yang cukup besar, tapi kondisi dilapangan untuk infrastruktur dan yang lainnya belum merata dalam pembangunan,” jelasnya.

Kata Sukirman dalam waktu dekat pihaknya juga akan mengadakan sidak dilokasi tersebut dan juga memanggil pihak dinas PU karena memang yang harus bertanggung jawab. Karena jika dilihat tidak hanya plengsengan dan tanggul tapi kondisi sedimentasi tanah juga cukup tebal sehingga berakibat pada penyempitan kali.


“Secepat mungkin kita akan sidak dan memanggil dinas terkait untuk hearing. Ini memang sifatnya urgent dan harus ditangani, paling tidak bisa mengurangi banjir yang sering melanda di dua kelurahan tersebut,” ujar politisi dari partai Gerindra tersebut.(K-3)


ADS

No comments:

Write a Comment


Top